Batasan Konsumsi Gula dan Garam serta Lemak

Pembahasan kita kali ini ialah Batasan Konsumsi Gula Dan Garam Serta Lemak. Fungsi makanan bukan hanya untuk membuat perut kita kenyang, tapi untuk memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga kesehatan. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari sangat menentukan kondisi tubuh kita. Seiring dengan berubahnya pola makan kita yang semakin sering mengkonsumsi produk makanan siap jadi dan instan, kita tidak menyadari unsur-unsur apa saja yang kita masukkan ke dalam tubuh kita sendiri.

batasan konsumsi gula dan garam serta lemak

Setiap kali kita makan pagi, siang atau malam, sebaiknya mengandung unsur karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral seimbang. Tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan tubuh, karena itu kita perlu mengkonsumsi pangan yang beragam.

Batasan Konsumsi Gula dan Garam serta Lemak

Di sisi lain, kita juga perlu memperhatikan kandungan beberapa unsur yang bisa berbahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan. Tiga unsur yang perlu kita senantiasa waspadai adalah kandungan gula, garam dan lemak. Batasan konsumsi gula, garam, dan lemak yang disarankan sesuai Permenkes no. 30 tahun 2013 dan diperbaharui jadi Nomor 63 tahun 2015 per orang per hari adalah:

  • Gula tidak lebih dari 50 gr (4 sendok makan);
  • Garam tidak melebihi 2000 mg natrium/sodium atau 5 gr (1 sendok teh), dan
  • Lemak hanya 67 gr (5 sendok makan minyak).

Untuk memudahkan mengingat rumusannya adalah G4 G1 L5.

Gula merupakan salah satu sumber energi yang dibutuhkan manusia. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, gula dapat menyebabkan obesitas dan memicu diabetes tipe 2. Di dalam buah-buahan segar terdapat gula alami, sehingga sebenarnya tambahan gula tidak dibutuhkan lagi.

Demikian juga halnya dengan garam yang terdiri dari natrium dan sodium. Garam dalam jumlah sedikit dibutuhkan untuk mengatur kandungan air dalam tubuh, tapi jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi) hingga stroke.

Lemak dibutuhkan oleh tubuh untuk menghemat energi. Sebagian besar jumlah asupan lemak yang disarankan harus dari lemak tak jenuh, karena umumnya lebih sehat daripada yang jenuh.

Lemak jenuh dapat ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk

  • daging hewan dan daging olahan,
  • minyak kelapa sawit,
  • produk susu termasuk keju,
  • mentega,
  • susu, dan
  • makanan ringan termasuk, keripik, kue, dan kue kering.

Jenis lemak lainnya, yaitu lemak tak jenuh, terutama ditemukan dalam

  • kacang-kacangan,
  • ikan-ikan tertentu seperti salmon dan tuna,
  • alpukat, dan
  • minyak sayur seperti minyak canola dan minyak zaitun.
Pesan Kunci
  1. Perhatikan kandungan gula, garam dan lemak di makanan yang kita konsumsi.
  2. Batasan konsumsi gula, garam, dan lemak yang disarankan Kementerian Kesehatan per orang per hari adalah: gula tidak lebih dari 50 gr (4 sendok makan); garam tidak melebihi 2000 mg natrium/ sodium dan 67 gr (5 sendok makan minyak) untuk lemak. Untuk mempermudah bisa disingkat dengan G4, G1, L5.
  3. Kurangi mengkonsumsi jajanan yang mengandung gula, garam dan lemak berlebihan seperti produk minuman yang terlalu manis, makanan ringan dalam kemasan dan gorengan.

Sekian informasi seputar Batasan Konsumsi Gula Dan Garam Serta Lemak, kami harap artikel kali ini berguna buat Anda. Tolong artikel ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Reply